Bahaya listrik statis di tempat kerja bukan terutama pada sengatannya, melainkan pada percikan yang ditimbulkannya. Percikan kecil saat menuang pelarut, mengisi tangki, atau memindahkan serbuk dapat menyalakan uap dan debu mudah terbakar. Di industri elektronik, pelepasan muatan yang tidak terasa pun dapat merusak komponen. Pengendaliannya bertumpu pada bonding, grounding, dan pencegahan penumpukan muatan.
Bagaimana listrik statis terbentuk?
Muatan statis timbul ketika dua bahan bersentuhan lalu berpisah, atau saling bergesekan. Elektron berpindah dari satu permukaan ke permukaan lain. Bila salah satu bahan bersifat isolator atau konduktor yang tidak dibumikan, muatan tidak dapat mengalir pergi dan menumpuk.
Sumber yang lazim di tempat kerja:
- cairan mengalir di dalam pipa, selang, dan saringan;
- cairan jatuh bebas atau memercik saat pengisian tangki dan drum;
- serbuk dan butiran yang dituang, diayak, atau diangkut dengan udara;
- sabuk konveyor dan sabuk penggerak yang berputar;
- gulungan plastik, kertas, dan kain yang ditarik dari rolnya;
- orang yang berjalan dengan alas kaki isolator atau melepas pakaian sintetis.
Tegangan yang terbentuk dapat mencapai ribuan volt, tetapi energinya kecil. Itu sebabnya sengatan statis terasa mengagetkan tanpa menimbulkan luka listrik yang berat.
Apa saja bahayanya?
| Bahaya | Penjelasan | Contoh lokasi |
|---|---|---|
| Kebakaran dan ledakan | Percikan menyalakan uap, gas, atau awan debu mudah terbakar | Gudang pelarut, pengisian bahan bakar, silo tepung, ruang cat |
| Kerusakan komponen elektronik | Pelepasan muatan merusak komponen semikonduktor | Perakitan elektronik, ruang servis instrumen |
| Cedera sekunder | Pekerja terkejut lalu terjatuh atau menjatuhkan benda | Pekerjaan di tangga, dekat mesin berputar |
| Gangguan proses | Bahan menempel, debu tertarik, lembaran sulit dipisahkan | Percetakan, pengemasan plastik |
Kebakaran hanya terjadi bila empat hal bertemu: ada pembangkitan muatan, muatan menumpuk, terjadi pelepasan berupa percikan dengan energi cukup, dan ada campuran mudah terbakar di titik percikan. Pengendalian bekerja dengan memutus salah satu mata rantai itu.
Bagaimana cara mengendalikannya?
Bonding dan grounding
Ini pengendalian utama untuk benda konduktif. Sebelum memindahkan cairan mudah terbakar, wadah pengisi dan wadah penerima dihubungkan satu sama lain dan ke bumi dengan kabel dan penjepit yang menembus cat atau karat. Sambungan dipasang sebelum tutup dibuka dan dilepas setelah pemindahan selesai.
Sistem pembumian untuk statis sebaiknya menjadi bagian dari sistem pembumian instalasi. Dasar-dasarnya dijelaskan di artikel grounding dan proteksi arus bocor.
Mengurangi pembangkitan muatan
- batasi kecepatan aliran cairan, terutama pada awal pengisian;
- hindari jatuh bebas, gunakan pipa celup sampai dekat dasar wadah;
- beri waktu tunggu setelah pengisian sebelum mengambil contoh atau mengukur.
Mengendalikan bahan dan lingkungan
- gunakan wadah, selang, dan lantai yang konduktif atau disipatif di area berbahaya;
- hindari wadah plastik biasa untuk cairan mudah terbakar;
- jaga kelembapan udara bila proses mengizinkan;
- gunakan penetral muatan pada proses lembaran dan film.
Perlu diingat, grounding tidak menghilangkan muatan pada bahan isolator seperti plastik. Untuk bahan seperti itu diperlukan penggantian bahan, pelembapan, atau penetral muatan.
Mengendalikan muatan pada tubuh
Di area dengan uap atau debu mudah terbakar, pekerja memakai alas kaki dan pakaian antistatik di atas lantai disipatif. Di area perakitan elektronik dipakai gelang pembumian dan alas kerja disipatif.
Mengendalikan atmosfer
Ventilasi yang baik menjaga konsentrasi uap di bawah batas mudah terbakar. Pada beberapa proses dipakai gas inert di dalam bejana.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menjepit kabel bonding pada permukaan bercat sehingga tidak ada kontak logam.
- Memasang sambungan setelah penuangan dimulai.
- Menuang pelarut dari ketinggian ke ember plastik.
- Membersihkan atau melepas pakaian sintetis di area beruap.
- Menganggap semua masalah statis selesai dengan satu batang pembumian.
- Tidak pernah memeriksa kabel dan penjepit bonding yang putus di dalam.
Peran pelatihan dan pemeriksaan
Pekerja yang menangani pelarut, bahan bakar, dan serbuk perlu memahami alasan di balik aturan bonding, bukan hanya menghafal langkahnya. Materi ini dapat dimasukkan ke kelas awareness keselamatan listrik yang disesuaikan dengan proses perusahaan.
Dari sisi pemeriksaan, kabel bonding, penjepit, dan titik pembumian perlu diperiksa dan diukur kontinuitasnya secara berkala. Listrik statis juga hanya satu dari beberapa sumber penyalaan; uraian lebih luas ada di artikel bahaya listrik di tempat kerja.
Referensi
- UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
- Permenaker No. 12 Tahun 2015 tentang K3 Listrik di Tempat Kerja
- NFPA 77, Recommended Practice on Static Electricity
- IEC 61340, seri standar elektrostatik


