Pendingin udara termasuk beban listrik terbesar di gedung dan rumah, dan dipasang oleh teknisi yang keahlian utamanya sering di sisi pendinginan, bukan kelistrikan. Pelatihan pelaksanaan instalasi listrik air conditioning (AC) menutup celah itu: bagaimana menyuplai, mengamankan, dan menyambung unit AC dengan benar, serta bekerja aman pada peralatan yang berada di ketinggian dan di luar ruangan.

Untuk siapa pelatihan ini?

  • teknisi pemasangan dan servis AC;
  • teknisi gedung dan fasilitas;
  • teknisi listrik yang menangani suplai sistem pendingin;
  • pengawas proyek mekanikal-elektrikal.

Jenis sistem dan kebutuhan listriknya

Sistem Ciri kelistrikan
Split dinding Satu fase, sirkuit khusus per unit, kabel penghubung unit dalam dan luar
Split inverter Elektronika daya di unit luar, peka terhadap mutu tegangan dan pembumian
Kaset, duct, dan lantai Daya lebih besar, sebagian tiga fase
Sistem multi dan aliran refrigeran variabel Unit luar tiga fase, kabel komunikasi antarunit
Chiller dan unit pengolah udara Panel kontrol motor, starter, dan penggerak kecepatan variabel

Materi yang umumnya dipelajari

Dasar kelistrikan AC

  • komponen listrik: kompresor, motor kipas, kapasitor, kontaktor, papan kendali, sensor;
  • membaca pelat nama: tegangan, arus, daya, dan arus awal;
  • diagram pengawatan dari pabrikan.

Merencanakan suplai

  • sirkuit khusus dari panel untuk tiap unit atau kelompok unit;
  • pemilihan ukuran kabel menurut arus, panjang, dan cara pemasangan sesuai PUIL 2011;
  • pemilihan pengaman yang tahan arus awal tetapi tetap melindungi kabel;
  • perangkat arus sisa untuk unit di area lembap atau luar ruangan sesuai ketentuan;
  • sakelar pemisah di dekat unit luar agar teknisi dapat mengisolasi dari tempat ia bekerja.

Dasar pemilihan pengaman ada di artikel short circuit dan overcurrent protection.

Memasang

  • jalur kabel daya dan kabel penghubung, terlindung dari cuaca dan sinar matahari;
  • terminasi dengan sepatu kabel dan pengencangan yang benar;
  • penghantar proteksi sampai ke unit luar dan rangka dudukannya;
  • pemisahan kabel komunikasi dari kabel daya pada sistem multi;
  • penutupan lubang tembus dinding.

Menguji

  • tahanan isolasi kabel dan kompresor;
  • tegangan suplai dan jatuh tegangan saat kompresor start;
  • arus kerja dibandingkan dengan pelat nama;
  • kontinuitas pembumian dan uji perangkat arus sisa.

Mencari gangguan kelistrikan

  • unit tidak hidup, pengaman jatuh saat start, kompresor berdengung, kipas tidak berputar, dan kode galat papan kendali.

K3 bagi teknisi AC

  1. Padamkan dan pastikan. Matikan dari pengaman atau sakelar pemisah, kunci atau amankan, lalu ukur. Remote dan tombol unit bukan alat isolasi.
  2. Kapasitor. Kapasitor motor dan kapasitor pada unit inverter dapat menyimpan muatan. Tunggu sesuai anjuran pabrikan dan buang muatannya dengan cara yang benar.
  3. Ketinggian. Unit luar sering berada di dinding luar, tepi atap, atau kanopi. Sengatan kecil pun dapat menyebabkan jatuh. Gunakan pijakan yang layak dan pengaman jatuh.
  4. Air dan listrik. Pencucian unit dengan air bertekanan dilakukan setelah bagian listrik dipadamkan dan dilindungi.
  5. Refrigeran. Bertekanan dan sebagian jenis mudah terbakar. Hindari percikan dan api di dekat kebocoran; ikuti petunjuk pabrikan.
  6. Plafon. Bekerja di atas plafon berarti bersinggungan dengan kabel daya dan sambungan lain.

Bahaya dasarnya dijelaskan di artikel bahaya listrik di tempat kerja.

Kesalahan yang sering ditemukan

  • AC disambung ke stopkontak biasa dengan kabel sambung;
  • ukuran kabel terlalu kecil untuk jarak yang panjang;
  • pengaman diperbesar karena jatuh saat start, tanpa memeriksa penyebabnya;
  • unit luar tidak dibumikan;
  • sambungan kabel di luar ruangan hanya dibalut isolasi;
  • kabel daya dan pipa refrigeran diikat menjadi satu tanpa pelindung.

Hasil yang diharapkan

  • mampu merencanakan dan memasang suplai listrik AC sesuai PUIL;
  • mampu menguji dan mencatat hasilnya;
  • mampu mencari gangguan kelistrikan dasar;
  • menerapkan isolasi energi dan pengaman jatuh pada setiap pekerjaan.

Sertifikat dan kelas in-house

Pelatihan ini umumnya menghasilkan sertifikat pelatihan dari penyelenggara atau pabrikan. Sertifikasi di bidang pendingin dan tata udara berada di jalur tersendiri; tanyakan kepada penyelenggara skema apa yang mereka selenggarakan. Untuk bagian instalasi listriknya, pengakuan kompetensi yang berlaku adalah sertifikat kompetensi tenaga teknik ketenagalistrikan di bawah Kementerian ESDM dan lisensi K3 listrik dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Pengelola gedung yang memiliki tim teknisi AC atau memakai vendor dapat meminta sesi K3 listrik khusus melalui in-house training K3 listrik, atau membekali teknisi dengan pelatihan awareness keselamatan listrik dan LOTO.

Referensi

  • UU No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja
  • Permenaker No. 12 Tahun 2015 tentang K3 Listrik di Tempat Kerja
  • PUIL 2011 (SNI 0225:2011)