Switchboard dan transformator dirancang bekerja puluhan tahun, tetapi hanya bila dirawat. Pelatihan pemeliharaan switchboard dan transformator mengajarkan apa yang diperiksa, diuji, dan diperbaiki, serta cara melakukannya tanpa mencelakai pekerja. Bila pengoperasian adalah urusan sehari-hari, pemeliharaan adalah pekerjaan berkala yang menuntut pemadaman dan perencanaan. Sisi operasinya ada di artikel pelatihan pengoperasian switchboard dan transformator.
Untuk siapa pelatihan ini?
- teknisi dan engineer maintenance listrik;
- teknisi kontraktor jasa pemeliharaan;
- planner dan supervisor shutdown;
- Ahli K3 Listrik yang menilai hasil pemeliharaan.
Lingkup pemeliharaan switchboard
Pemeriksaan saat beroperasi
- termografi sambungan dan pemutus saat berbeban;
- pemeriksaan visual, bunyi, dan bau;
- pembacaan beban dan kondisi ruangan.
Pekerjaan saat padam
- pembersihan debu dan kotoran dari busbar, isolator, dan kompartemen;
- pemeriksaan tanda panas, retak isolator, dan korosi;
- pengencangan sambungan dengan torsi sesuai pabrikan;
- pemeliharaan pemutus daya: pelumasan mekanisme, pemeriksaan kontak dan ruang pemadam busur;
- pemeriksaan interlock, pengunci, dan mekanisme tarik-keluar;
- pemeriksaan kabel, terminal, dan sekat lubang kabel.
Pengujian
| Pengujian | Yang dinilai |
|---|---|
| Tahanan isolasi busbar dan kabel | Kondisi isolasi |
| Tahanan kontak pemutus dan sambungan | Mutu sambungan pembawa arus |
| Waktu kerja pemutus | Kesehatan mekanisme |
| Injeksi relai dan unit trip | Kebenaran setelan dan fungsi proteksi |
| Uji fungsi interlock dan pemindah suplai | Logika pengaman |
| Kontinuitas pembumian badan panel | Proteksi sentuh |
Uraian proteksinya ada di artikel protection relay dan circuit breaker.
Lingkup pemeliharaan transformator
Pemeriksaan rutin
- kebocoran minyak pada perapat, katup, dan sirip pendingin;
- tinggi minyak, penunjuk suhu, dan kondisi pengering udara;
- kebersihan dan keretakan isolator;
- kekencangan terminal dan sambungan pembumian;
- kondisi kipas pendingin bila ada;
- pada trafo kering: debu pada belitan dan saluran udara.
Pengujian listrik
- tahanan isolasi belitan;
- perbandingan belitan dan tahanan belitan;
- uji fungsi alat proteksi: relai gas, alat pelepas tekanan, dan kontak suhu.
Pengujian minyak
- kekuatan isolasi (tegangan tembus);
- kadar air dan keasaman;
- analisis gas terlarut untuk mendeteksi panas berlebih atau pelepasan muatan di dalam trafo.
Pengambilan contoh minyak harus mengikuti tata cara agar tidak tercemar udara dan lembap; hasil yang salah lebih berbahaya daripada tidak ada hasil. Kriteria penerimaan diambil dari standar yang dipakai laboratorium dan data pabrikan.
K3 yang ditekankan
- Isolasi dari semua sumber. Sisi tegangan menengah, sisi tegangan rendah, genset, pemutus penghubung, panel surya, dan sumber kendali. Trafo dapat bertegangan dari sisi sekunder.
- Kunci, tanda, uji, bumikan. Pembumian sementara dipasang di kedua sisi trafo dan pada busbar yang dikerjakan. Lihat prosedur LOTO.
- Bagian yang tetap bertegangan. Terminal masuk pemutus utama sering tetap hidup; pasang penghalang dan tandai dengan jelas.
- Energi tersimpan. Pegas mekanisme pemutus dan kapasitor harus dilepas muatannya.
- Pengujian tegangan tinggi. Area dipagari, hanya penguji yang berada di dalam, dan muatan dibuang setelah uji.
- Minyak trafo. Mudah terbakar dan licin; sediakan penampung tumpahan dan alat pemadam, dan kelola minyak bekas sesuai ketentuan lingkungan.
- Pemberian tegangan kembali. Hitung alat, lepas pembumian sementara, pasang penutup, dan pastikan semua orang keluar.
Rencana kerja yang memuat semua langkah ini dibahas dalam testing dan commissioning sistem listrik.
Catatan dan tren
Setiap hasil uji dicatat bersama tanggal, suhu, alat ukur, dan nama penguji. Nilai tunggal jarang memberi keputusan; perubahan dari waktu ke waktu yang menunjukkan penuaan. Catatan ini juga menjadi bukti saat riksa uji instalasi listrik dan audit SMK3.
Hasil yang diharapkan
- mampu menyusun lingkup pemeliharaan panel dan trafo;
- mampu melaksanakan pengujian dasar dan membaca hasilnya;
- mampu mengambil contoh minyak dengan benar;
- mampu merencanakan isolasi dan pemberian tegangan kembali dengan aman.
Sertifikat dan kelas in-house
Pelatihan pemeliharaan umumnya menghasilkan sertifikat pelatihan dari penyelenggara. Pengakuan formal bagi personel pemeliharaan instalasi adalah lisensi K3 listrik dari Kementerian Ketenagakerjaan dan sertifikat kompetensi tenaga teknik ketenagalistrikan di bawah Kementerian ESDM.
Kelas di lokasi memungkinkan latihan memakai daftar peralatan dan jadwal shutdown perusahaan; ajukan melalui in-house training K3 listrik. Untuk lisensi, jalurnya pelatihan Teknisi K3 Listrik.
Referensi
- Permenaker No. 12 Tahun 2015 tentang K3 Listrik di Tempat Kerja
- PP No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan SMK3
- PUIL 2011 (SNI 0225:2011)


